Dialah
Dicky lelaki kelahiran bogor yang begitu jago dengan bahasa inggris dan
mahir dalam mengoperasikan komputer yang dengan tulus menunggu dan
menantikan Sang Bidadari yang ia kagumi dari kesholehannya, mereka
sempat bepacaran tetapi May
mengerti kalau islam melarang untuk berpacaran May pun bertindak tegas
untuk memutuskan hubungan mereka, tetapi tidak semudah yang dia
bayangkan hingga akhirnya putusan ketigapun baru mereka menyadari karena
kepeduliaanya terhadap Islam, tangisan yang keluar dari Dicky yang
begitu tulus mencintainya menjadikan sebuah niatan dari benak Dicky
untuk menunggu May hingga keperjodohan yang Allah tuliskan kelak,
Sedikit mengerti siapa Dikcy sedikit sakti hati Restue ketika Dicky
melarang May untuk mengagngkat telpon dari Restue, karena Dicky sudah
membaca sms di hp May bahkan ketika Dicky membacanya terkesan ada raut
muka yang berbeda dan terdiam karena memikirkan sesuatu, tetapi aneh
juga kenapa mesti May masih mengangkat terus telepon dari Restue hanya
dengan alasan kalau telphon dari Restue, Dicky adalah orang yang memang
sudah mengenal lebih dekat dengan May, dan May pun juga sudah mengenal
jauh siapa itu Dicky, sampai kepada keluarganyapun ia begitu dekat dan
begitu akrab, seakan sudah ada hubungan kekeluargaan antara
mereka.mereka berdua juga rajin dalam hal beribadah, yang selalu kuliah
subuh, puasa sunah, bangun tengah malam dan tak kalah pentingnya sifat
keceriaan mereka berdua yang selalu mengajarkan akan indahnya senyuman
dan hilangnya rasa dendam yang ada pada hati mereka berdua. Ada satu hal
yang harus membuat Restue untuk berpisah dengan May, tetapi justru
itulah hal yang luar biasa karena jalan yang untuk berpisah adalah jalan
menuju lurus, ya May akan pergi Tholabul Ilmi mencari dan menggali ilmu
tentang agama di dalam pondok pesantren “ Darul Ulum Ridho ” pada
tanggal 20 itulah saatnya sudah tidak ada lagi tentang kabar dari May,
beberapa kesempatan waktu yang diberikan Allah untuk menghubungi May
lewat telphon pada dini hari sekitar jam 02.00 Restue menelpon May,
ternyata ia belum tidur guna menyelesaikan sebuah kenang kenangan dari
hati untuk diberikan kepada seseorang yang sudah berada dalam hatinya “
Dicky ”, May bercerita tentang siapa dicky sebenernya dan May akan
berjanji untuk mendukung terus agar Dicky akan berhasil menjadi yang
lebih baik dari sebelumnya, May yakin kalau Dikcy pasti bisa, karena May
telah mengetahui siapa itu Dikcy lewat pesan-pesannya yang dituliskan
dibuku kecil, tentang siapa itu May dalam
hati Dicky, terlebih ketika May datang kerumah Dicky seakan ada
perasaan yang membawakan rasa haru ketika dia harus berteme adik Dicky
yang langsung memeluk erat-erat May waktu dia datang, dan kasih sayang
yang harus diberikan kepada Dicky harus ada, harus ada jalan untuk
membukanya, disitulah Allah membuka hati May untuk Dicky dan entah siapa
lagi Restue didalam hati May. Waktu cerita berlangsung lama sedikit
perasaan yang menyakiti hati Restue, adanya rasa keputusasaan ketika
mendengar semua itu, tetapi karena Restu yakin selama ia masih mempunyai
Cinta yang Hakiki, hati nya akan tetap tegar dengan apa-apa yang telah
Allah tuliskan, dan dia mencoba untuk lebih belajar tentang apa itu
Iklhas.
Kenapa Aku
Kenapa
aku diuji ? Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja)
mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Al Ankabut :2-3 )
Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Al Ankabut :2-3 )
Kenapa
aku tidak mendapatkan apa yang aku idam idamkan ? Boleh jadi kamu
membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula)
kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui,
sedang kamu tidak mengetahui.(Al Baqoroh : 216 )
Kenapa ujian seberat ini ? Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.( Ali imran 139 )
Rasa
gundah ? Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu
bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi
(derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. (Al imran : 139 )
Bagai
mana aku harus menghadapinya ? Hai orang-orang yang beriman,
bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga
(di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu
beruntung.(Al Imran :200)
Apa
yang aku dapati dari semua ini ? Sesungguhnya Allah telah membeli dari
orang-orang mu'min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk
mereka.(At Taubah : 111 )
Kepada siapa aku berharap ? Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal (At Taubah : 129)
Aku
tak dapat bertahan lagi ? dan jangan kamu berputus asa dari rahmat
Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum
yang kafir, ( Yusuf : 87 )
Apabila
kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan
itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa), Sesungguhnya
Allah memperhitungkan segala sesuatu (An Nisa 86 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar