Kisah
ini di ceritakan oleh kakak kelas saya di bangku perkuliahan, namanya
Hadi, sekarang melanjutkan S2 nya di Jogya, Hadi bertempat tinggal di
kost-kostsan yang tempat tersebut bebas untuk dimasuki siapa saja, baik
anak-anak, kakek-kakek, ibu-ibu siapa saja boleh masuk bahkan waria juga
tidak di larang,
mau masuuk ruang tamu bebas tapi tidak ada ruang
tamunya, mau masuk kamar mandi silahkan tapi baunya tidak enak, terus
masuk mana lagi, masuk kamar tidur boleh kok, bebas deh buat anda.
Inilah fenomena Indonesia,
sebenarnyya peran kita yang salah atau peran pemerintahnya. Saya tidak
mau ngebahas itu deh, biar presiden saja yang menulis tentang hal
tersebut. Hadi yang mempunyai hobi merokok di kamar mandi sambil mencari
referensi kehidupannya mendengar suara aneh dari kamar yang persis
berada di sebelah kamar mandi, suara ehem ehem laki-laki dan perempuan
di dalam kamar itu, itu adalah kamar bapak-bapak yang juga satu kost
dengannya, rasa penasarannya membuat Hadi untuk keluar dari kamar mandi
dan menunggu siapa sebenarnya yang masuk ke kamar bapak itu, sambil
membaca buku Hadi menunggu di luar kamarnya. Perempuan itu memang
keluar, masih muda dan juga cantik kata Hadi bukan kata saya lho, tetapi
setelah tiga puluh menit keluar, dating lagi perempuan yang berbeda
masuk kekamar bapak itu, satu jam keluar tiga puluh menit ganti lagi,
satu jam keluar tiga puluh menit ganti lagi, satu jam keluar tiga puluh
menit ganti lagi, kurang lebih ada sekitar tujuh perempuan yang masuk ke
kamar bapak-bapak itu, Hadi kurang tahu apa yang sebenarnya mereka
lakukan, pasti dari suaranya anda lebih mengetahuinyakan ? ehem ehem,
prikitiew ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar