Setiap
kali mereka menelphon rata-rata sekitar pukul 01.00-02.45 WIB, mereka
selalu menyempatkan diri untuk bermunajat kepada Allah pada malam hari
hingga menghabiskan waktunya sampe subuh, ketika itu masih dalam bulan
Rajab salah satu bulan yang juga Mulia diantara bulan Ramadhon. mereka
juga sering
sahur bersama sambil ngobrol-ngobrol lewat handphon guna menjalankan puasa sunah.
sahur bersama sambil ngobrol-ngobrol lewat handphon guna menjalankan puasa sunah.
Ternyata
ada yang Cemburu, disaat mereka sedang mandi di kala tengah malam di
mana para Ulama-ulama menyebutkan jikalu mandi di waktu tersebut adalah
mandi yang membawakan dampak lain dalam artian jiwa akan lebih segar,
dan pikiran mampu mengalirkan darah secara lancar hingga ada yang bilang
kalau mandi diantara waktu tersebut akan mendatangkan keawetan muda
bagi yang melakukannya rutin.tetapi biar bagaimanapun niatan mereka
hanya satu mencari Ridho Allah Swt, di mana ketika kita Mencintai
sesuatu atau seseorang yang pasti kita juga akan memberikan yang terbaik
buat seseorang itu, nah karena mereka mencoba memberikan sesuatu yang istimewa
dengan berpenampilan bersih wangi dihadapan Allah maka saat itu juga
setan pasti akan merasa cemburu dengan mereka bahkan hati setan akan
terbakar remuk hingga dia tidak tahan lagi melihat apa yang di lakukan
dan saat itu juga dia akan pergi karena sakit hati.
Disaat
mata mulai ingin terbuka setan selalu bersusah payah untuk menutupi
mata mereka dengan sekuat tenaga, tetapi karena bacaan doa ketika bangun
tidur maka setan menjadi lemas bila memegang mata mereka, di saat
mereka melangkahkan kakinya untuk mengambil air wudhu maka setan
berusaha menarik kakinya tetapi karena langkah mereka di iringi dzikir
dan niatan karena Allah maka setan akan terpental jauh dan terjatuh, di
saat air wudhu sudah dibasuhkan ke mulut maka semburan air wudhu itu
akan membasahi setan yang saat itu juga terjatuh, ketika selesai wudhu
seakan setan menjadi lega karena pasti ada kesempatan untuk
mengganggunya tetapi karena doa sesudah wudhu setan kembali lagi
terpental seakan hati mereka telah tersirami duri yang membuat luka,
disaat memulaikan dan mendirikan sholat yang di rasakan setan menjadi
lebih sakit karena mereka menggunakan wewangian untuk bemunajat kepada
Allah hingga setan mulai tidak bisa bernafas mencium bau wangi itu.
saat
yang membuat setan sakit hati ialah ketika Takbir mulai dibacakan
dengan niat dan bacaan yang Khusuk dan saat itu juga setan tidak mampu
lagi mendekati, hanya bisa menangis dan terus menangis karena dia sudah
tersakiti dengan keimananan manusia..
Terkadang
hal yang membuat kocak ialah ketika Restu bener bener merasakan
kehadiran setan yang berada disampingnya yang mengajaknya untuk tidak
bermunajat kepada Allah, justru dia mengusir dengan ucapan yang menghina
terhadap setan tersebut “ Hai
setan udah sana pergi aja, aku gak ada uang receh lagian aku juga masih
punya banyak hutang kok, udah sana pergi nanti dicari ibu kamu
lo.pergi-pergi sana pergi hus-hus ” Kemungkinan yang dijawab setan
adalah “ ini manusia gila apa ya, orang aku mau mengajak ke neraka kok
malah ada uang receh segala, memang siapa yang butuh uang receh, ya
sudah aku gak mau lagi ngliat tampang orang ini, hiiii..pergi aja ah ”.
Hahaha, di atas hanyalah sebuah hal yang terkadang lucu tetapi juga
manjur, maksud dari kata masih banyak hutang ialah,hutang-hutang kiat
yang belum terlunasi kepada Allah, misalkan dalam mendirikan sholat
malam ( Qiyamul Lail).
Berbagi Cerita
Di antara mereka sangat menyukai diskusi, mereka juga sering bercerita dan mengambil hikmah yang ada di dalam cerita itu.
Cacing
dan Jibril, cerita ini menyimpan manfaat yang begitu indah, Dimana di
kisah ini di ceritakan malaikat jibril melihat seekor kerbau yang sangat
kasihan,dengan kehidupannya dan jibrilpun segera bertanya tentang apa
yang dirasakan kerbau itu.diterik matahari siang yang panas jibril
menjumpai seekor kerbau dan bertanya, “ Wahai kerbau apakah kamu bahagia
dengan kehidupan kamu yang seperti ini, kepanasan dan mandi menggunakan
air Lumpur seperti ini ” Kerbaupun menjawabnya, “ Wahai jibril aku
begitu bersyukur kepada Allah atas nikmat yang aku rasakan yang
diberikan Allah ” “ Kenapa kau bahagia dengan keadaan seperti ini ”
Tanya jibril dan dijawab oleh kerbau tersebut. “ Alhamdulillah aku
begitu bahagia dengan kehidupan aku saat ini dari pada aku menjadi
kelelawar yang hanya bisa keluar pada malam hari, mandi dengan air
kencingnya sendiri ” Mendengar perkataan itu jibril langsung pergi dan
menunggu malam tiba hingga saatnya ia harus menjumpai sang kelelawar.
Malampun akhirnya datang jibril menjumpai kelelawar yang sedang
berkeliaran mencari makanan, sambil terbang jibril bertanya kepada
kelelawar “ wahai kelelawar apakah kamu bahagia dengan kehidupan kamu
seperti ini, yang hanya bisa keluar malam dan mandi dengan menggunakan
air kencingmu sendiri ” Kelelawar menjawab, “ wahai jibril aku sangatlah
bahagia dengan kehidupan aku yang seperti ini ”
Kenapa
wahai kelelawar apa yang membuat kamu bahagia, “ Alahamdulillah Allah
memberikan aku hidup seperti ini dari pada aku menjadi cacing yang
bentuknya kecil tidak punya tangan, kaki berada dalam tempat yang di
injak-injak bahkan berjalannyapun hanya menggunakan perut ” Seketika itu
juga jibril langsung turun dan mencari dimana cacing berada, jibrilpun
akhirnya menemukannya dan langsung bertanya “
wahai cacing apakah kamu bahagia dengan kehidupan kamu saat ini ”
Subhanallah cacing tersebut menjawab “ wahai jibril aku sangat bahagia
sekali dengan kehidupan aku saat ini.” Kenapa kau begitu bahagia,Tanya
jibril “ Alahamdulillah allah menjadikan aku sebagai cacing dari pada
aku dijadikan sebagai “ Manusia ” dimana “ mereka mempunyai hati tetapi
tidak dipergunakannya memahami (ayat ayat Allah), dan mereka mempunyai
mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda tanda kekuasaan
Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya
untuk mendengar ( ayat ayat Allah ), mereka itu seperti binatang ternak
bahkan mereka lebih sesat lagi, mereka itulah orang orang yang lalai ”
Bagaimanakah kita sebagai manusia apakah akan membiarkan diri kita
tegolong sebagai binatang ternak dan bahkan lebih sesat dari
itu.Astaghfirullahal Adzim..Ampunilah atas kelalaian kami ya Allah
Amien.
Senjata
orang muslim adalah do’a, ini juga pernah di ceritakan May saat di
telephon Restue, Disebuah rumah yang berbentuk susunan tingkat tinggi
atau yang biasa dikenal dengan rumah susun, di salah satu rumah itu ada
seorang anak kecil yang di tinggal sendirian di dalam rumah oleh ayahnya, guna keamanan atau keselamatan anak
tersebut dikunci di dalam kamar, tetapi ada satu hal yang dilupakan
oleh bapak tersebut ketika dia pergi dia lupa memberikan makanan ke
dalam kamar anak itu padahal anak itu belum makan sejak dari pagi, apa
yang bapak itu khawatirkan terjadi, anak tersebut benar benar kelaparan,
tetapi ada yang luar biasa dalam kisah ini disaat anak menggunakan
senjatanya, Doa pertama, Dengan penuh kenyakinan anak itu berdoa “ Ya
Allah pada hari ini perut aku lapar, berikanlah aku nasi agar kelak
perutku menjadi kenyang ” disaat anak itu sedang asyik berdoa, ada
seorang ibu tetangga atas yang mendengarkannya karena kasihan ibu itu
kemudian segera mengambil nasi.dan menaruh lewat jendela kamar itu tanpa
sepengetahuan anak kecil tadi. dan anak itupun seketika pula
berterimakasih kepada Allah karena Doanya yang sudah terkabul disaat ia
melihat ada nasi yang sudah ada dibawah meja. seketika itu ia segera
menghabiskan nasi tsb. Doa kedua, Setelah nasi itu habis karena anak
kecil itu kehausan kemudian dia dengan mengharap penuh kenyakinan kepada
Allah memohon untuk diberinya Air Minum, Disaat ibu yang memberikan
nasi tadi naik keatas dan sudah sampai dalam rumahnya ia kaget, ”
Astaghfirullah aku lupa memberikan anak kecil tadi Minuman, pasti dia
kehausan “ sesegera mungkin ibu itu turun membawa minuman ketempat anak
kecil tadi, kemudian menaruhnya lagi lewat jendela tanpa sepengetahuan
anak kecil tadi. Alhamdulillah ucap anak kecil tadi yang langsung
mengambil dan meminum habis airnya, karena anak itu sungguh-sungguh
yakin tehadap doanya dan kemudian ia semakin bertambah yakin ketika
doanya sudah terkabul. Maka dido’a ketiga, Dengan bertambahnya keyakinan
anak itu dia pun memohon untuk dikabulkan doanya yang ketiga “ Ya Allah
berikanlah aku uang yang banyak dalam kamar ini “ Subhanallah, Allah
sungguh maha besar, seketika itu juga uang yang begitu banyaknya berada
dalam kamar anak kecil tadi. kemudian anak itu menangis terharu karena
kekbesaran Allah Swt. hingga sampai bapak anak kecil tadi pulang uang
tersebut masih utuh. Disitulah disaat seseorang harus memiliki
kenyakinan bahwa Allah maha besar apapun yang hamba minta tak ada kesulitan bagi-Nya untuk mengabulkan.
“sesungguhnya keadaan-Nya apabila dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya “jadilah” maka jadilah ia”
( Surat Yasin : 82)
“ Berdo’alah kamu kepada-Ku niscaya akan keperkenankan bagimu”
( Al Mu’minun: 60 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar