Ada hari-hari di mana tak semua harapanmu terpenuhi. Ada hari-hari di
mana kebahagiaan seolah hanya ditakdirkan untuk orang lain, bukan
untukmu. Ada hari-hari di mana keburukan seperti mengumpul dan menjadi
palu godam yang menghantam nasibmu. Ada hari-hari di mana saat begitu
dibutuhkan, teman-teman terdekat menjadi yang paling jauh. Ada hari-hari
di mana engkau merasa telah melakukan segalanya sebaik-baiknya,
mengikuti dengan hati-hati semua jalan Tuhan, tapi yang engkau terima
adalah duka cita. secara manusiawi wajar bila kita
berteriak-teriak histeris, memaki-maki, dan mempertanyakan keadilan
kepada Tuhan. Tapi, bila kita memilih menerima dengan besar hati dan
rasa syukur atas semua ''keburukan'' yang terjadi, maka, ''akan kau
temukan di akhir hari bahwa sebenarnya Tuhan hanya menggoda
keep hamazah kaka :D
BalasHapus