MEMBUANG GOMBAL


          Kalau saya analisis, ah pakai bahasa yang biasa saja deh, kalau saya lihat, hal di atas tergolong wajar, karena mencintai itu tidak dosa, tidak dilarang dan juga tidak masuk neraka kok, sampi saat ini belum adakan agama yang melarang kita untuk saling mencintai, atau undang-undang pemerintah tentang larangan saling mencintai di Indonesia, yang jelas kalau ada larangan seperti itu pasti mahasiswa melakukan aksinya di jalan-jalan, kenapa pemerintah melarang kita untuk mencintai hewan saja jatuh cinta. Kalau tidak percaya Tanya saja coba sama kambing ! maksudnya kambing jantan yang pandai mempertahankan cintanya. Menurut saya cinta itu tidak bisa untuk di definisikan karena jika cinta saya definisikan maka saya merasakan adanya kekurangan dalam cinta itu, karena cinta tidak hanya fitrah dari Tuhan tetapi cinta juga pengaruhnya dahsyat, sangking dahsyatnya saya tidak bisa deh mendefinisikan, maaf ya ? ya tidak apa-apa santai saja kali, lo ngomong sendiri di jawab sendiri, dari pada tidak ada yang jawab hayoo ? saya setuju dengan saudara saya Fadlan Al ikhwani jangan malu jika jatuh cinta. Tetapi jangan jatuh cinta sama siapa saja yang kita kenal, kalau itu namanya malu-maluin, sebenarnya yang salah pada sikap kita dalam menempatkan cinta, cinta yang seharusnya mulia akan menjadi hina, cinta yang seharusnya menjadi semangat hidup yang positif menjadi negative, cinta yang seharusnya berada dalam surga menjadi cinta yang menjerumuskan kita ke neraka, so cintamu itu hanya sebuah permainan gombal yang kemuliaannya jauh lebih mulia dibandingkan celana dalam yang masih baru.
           
            Sebenarnya antara gombal dan celana dalam bahannya sama, sama-sama kainnya perbedaannya hanya karena kata baru saja, gombal layaknya sebuah kain yang sudah terpakai dan terpakai untuk membersihkan tempat-tempat yang kotor, itu artinya gombal tersebut sudah menjadi kain bekas. Sedangkan celana dalam disini celana dalam yang masih baru berarti sama saja dengan kain yang masih baru juga, masih suci belum bekas, baunya juga sama seperti kain biasa tetapi hanya bentuknya saja yang berbeda yang kelihatannya menakutkan. Sebenarnya tidak karena itu semua tergantung bagaimana anda menilainya. Terus apa kaitannya dengan cinta ? bentar boy, bentar sabar dong, aku mau kebelakang dulu hehe n_n. Cinta gombal itu cinta yang pernah anda rasakan saat anda berpacaraan, menurut saya semuanya hanya penuh dengan kepalsuan dan rayuan gombal, yang setelah anda ambil untungnya anda buang begitu saja, itu tidak ada bedanyakan dengan gombal yang sudah terpakai setelah itu di buang. Sedangkan celana dalam baru di sini ibaratnya cinta yang  sesungguhnya di takuti, tetapi sebuah kain yang baru itu rela melindungi barang-barang kamu yang kelihatannya jorok tetapi menyenangkan hehe. Cinta inilah cinta yang mengajak anda untuk menemukan cinta yang nyata, kenikmatan cinta yang hanya indah di alami ketika kita mau menikah. Bingung ya ? saya juga bingung , yang intinya itu kalau cinta gombal cintanya orang yang saat ini menjalin hubungan dengan pacarnya, maaf coy maaf yang pacaran jangan tersinggung ya, bisa saya jelasin kok. Nah kalau cinta celana dalam ini adalah cinta orang orang yang berpacaran juga tetapi dia pacarannya setelah menikah, gitu maksudnya boy. Tidak perlu saya jelaskan se detail mungkin ya ? tidak usah bingung, tidak usah murung apalagi sampai tersinggung, memaknai cinta saja kok repot.

Kenapa seh harus pacaran ? kata teman saya yang pacaran alasan mereka pacaran adalah, mengenal lebih dekat, tempat curhat, motivasi belajar, cari pengalaman, persiapan pernikahan, biar diakui, hoby. Ahh yang benar saja ? mengenal lebih dekat, saya kira sangat jauh deh, biasansya orang berpacaran itu menipu, tidak jujur, hanya yang indah-indah saja yang dibicarakan, apakah ada orang yang berpacaraan terus dia jujur kalau pantat saya ada panunya tidak adakan, sebenarnya itu hanya menipu seperti membeli kucing dalam karung. Emangnya kucing garong. Tempat curhat, haruskah pacar tempat curhat ? tempat curhat atau tambah masalah, pacar sering tidak obyektif, tempat curhat adalah orang tua mendidik dan mengarahkan tidak akan menjerumuskan. Motivasi belajar, sebenarnya motivasi belajar atau gangguan belajar, nilai jeblok gara-gara putus sekolah malas gara-gara sakit hati. Tidak pacaran tidak patah hati. Cari pengalaman siapa yang bilang laki-laki dan wanita bukan bahan penelitian bukan juga obyek pembanding. Persiapan pernikahan apa yang harus disiapkan yang tidak pacaran saja bisa nikah kok. Biar PD kalau punya pacar, percaya diri bukan dengan pacaran tetapi dengan menghasilkan prestasi dan karya sebagai anak bangsa. Sebagai Hoby jangan mau deh dijadikan kelinci percobaan karena kamukan bukan kelinci benar tidak ? teserah kamu saja deh hehe. Pacaran biaya berat hasilnya maksiat, teman saya saja kalau pacaran pasti ngeluarin uang banyak karena yang ada gengsi makan di restoran padahal duit pas-pasan, hari berikutnya malah pusing tidak punya uang hasilnya penyesalan, kekecewaan dosa. Pacaran islami ada apa tidak ? cinta atau nafsu ! ketemuannya assalamualaikum, di buka dengan bacaan basmallah, di tengah baca tasbih dan hamdallah, di akhiri dengan istihgfar dan penutup majelis, pulang ucpkan salam tancap gas dan membaca takbi. Pacaran islami ada dengan cara pacaran setelah menikah. Gitu saja kok repot !! bagai mana itu kenikmatanya, saya sendiri belum nikah untuk saat ini, tetapi saya akan sedikit mencoba memahaminya dari orang-orang yang sudah menikah, katanya bisa saling berbagi, mencurahkan perasaan, meredakan gelisah, memberi perhatian, pandangan penuh kasih, sentuhannya mesra, keratapan fisik, sebagai sandaran, tekanan kulit yang ternikmati, berpetualang ke angkasa bersama, menyembelih setan, gigitan penuh ketenangan, cubitan penuh kebahagiaan, cumbuan penuh kelezatan bahkan boleh banting-bantingan halalan toyiban.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar