Kisah
ini di alami oleh teman saya, dunia maya itulah hobinya, hampir setiap
hari dia harus mengeluarkan uang 4000 rupiah untuk pergi kesebuah warung
makan, eh salah warung internet. Dunia inilah yang menjadi rumah ke dua
baginya, aneh ya ? computer kok di bilang rumah, terus kalau mau mandi
dimana ? Ido namanya, salah
satu teman saya lulusan sarjana ekonomi, kegemarannya chating nyaris
tidak mengingat waktu, suatu saat dia berkenalan dengan gadis yang satu
kota dengannya, setelah lama bercerita Ido merasa kasihan akan nasib
gadis itu, namanya sari wanita berumur 17 tahun yang harus berhenti dari
pendidikannya untuk bekerja, dan pada saat itu juga dia sedang diberi
cobaan, bahwa ibunya sakit. Ido yang merasa cukup dekat membuat janji
untuk bisa bertemu, Saripun juga bersedia karena dia merasa senang bisa
kenal sama Ido.
Di
mall yang cukup terkenal dia bertemu disana, tak heran melihat sikap
Ido yang berlebihan, gajian masih sedikit saja mengajak Sari makan di
sebuah restoran yang lumayan kelas kakap, ya itulah sifat Ido yang
tekadang masih menggunakan topeng untuk menutupi kekurangan dirinya,
kedekatan mereka berdua mulai di rasakan Sari yang semakin terbuka
dengannya membuat Ido semakin senang dengan sifat Sari, di tengah ke
diaman mereka, Hp Ido di pinjam Sari untuk bermain game, pada waktu itu
juga Sari ijin untuk pergi ke kamar mandi, nah dengan senang hati Ido
mengijinkannya, setelah ditunggu berjam-jam Sari tidak kembali juga
padahal Hp Ido berada di tangan Sari, segera Ido pergi ke wartel untuk
menelphon Hp-nya tetapi Ido sia sia karena Hp sudah di matikan dan Ido
kini harus iklas atas kehilangan Sari beserta Hp satu satunya. Selamat
ya Ido, salut deh atas kerja kerasmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar