THE AND
Rasa sakit dan harapannya kini mulai di lupakan, tidak lagi di kenang dan hanya di jadikan sebuah masa lalu yang segera berlalu, Jannu kini hanya pasrah terhadap takdir Tuhan, terhadap keputusan Tuhan, dia hanya percaya bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik,
memberikan jalan dan petunjuk untuknya, pada istihorohnya Tuhan sempat memberikan petuntuk dua kali bahwa kelak jodoh dia adalah Habibah, tetapi di lain hari dia sangat sakit dengan apa yang harus dirasakannya, kenapa Tuhan memberi petunjuk tetapi jalan yang dia berikan semakin sulit, cuek saja ah, yang pastinya kalau dia memang jodoh, maka yang jauh akan di dekatkan, yang sulit akan di permudah dan yang hatinya tidak cinta maka kelak suatu saat akan di luluhkan, tapi sangat sulit buat Jannu untuk melupakan Habibah karena dia sudah terlanjur bersarang di hatinya, kini Jannu hanya bisa berkata kepada Tuhan, “ Tuhan kalau tidak memohon kepada Engkau harus memohon kepada siapa lagi saya, tolong Tuhan please tolong saya dalam keadaan ini, pokoknya saya tidak mau tahu, Engkau harus menjodohkan saya dengannya ” Cie cie ngambek kok sama Tuhan. Selama cintamu masih salah Tuhan kelihatannya tidak akan memberikan jalan buat kamu, coba ya nanti kita belajar memaknai sebuah cinta dengan benar. Ok !!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar