KERJA BAKTI
Tanggal merah tiba, masyarakat sekampong menggelar kerja bakti, nama yang cocok untuk mengawali sebuah kebersamaan, bukan kerja sama yang saya pakai karena setau saya kerja sama itu yang satu kerja yang lain sama, Jannu mau tidak mau harus mengikutinya, harus berkumpul dengan bapak bapak yang ada di kampungnya,
memang benar kebersamaan terjadi disana, dengan ulah bapak bapak yang terkadang masih memiliki fase anak anak, guyonannya juga tidak kalah dengan anak anak seusia SD, ini adalah salah satu cara untuk kerukunan warga di kampung itu, membersihkan selokan selokan, membersihkan tempat tempat yang mudah di masuki nyamuk demam berdarah, yang katanya pemerintah harus melakukan 3M, mengubur, menutup, menguras nyatanya sudah dilakukan dengan cara itu masih banyak yang terkena penyakit demam berdarah, sebaiknya diganti saja dengan 3M yang benar, seperti kata Aa Gyim mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri, mulai sekarang, nah harusnya cara yang pertama kali pemerintah terapkan program kerja seperti itu. Mulai dari yang kecil, artinya pemerintah juga harus melakukan hal hal kecil juga, contoh ikut serta dalam membersihkan got dan kotoran kucing, Mulai dari diri sendiri, artinya pemerintah jangan menyuruh rakyatnya saja, sebaiknya pemerintah mengadakan program kerja rutin, yang dilaksanakan sendiri, menggantikan profesi tukang sampah dan tukang penyapu jalan, kalau bersih kan rakyat ikut senang, Mulai dari sekarang, silahkan buat bapak pemerintah di mulai saja sekarang ya, waktunya keburu habis. Jannu yang mengikuti kerja bakti, merasa membodoh-bodohkan dirinya, di manapun tempat dia terus mengingat Habibah, ingatan yang membuatnya tidak merasakan kenyamanan dalam bekerja bakti di kampungnya, kini dia harus segera membuang ingatan itu, ingatan yang sia-sia, yang hanya mempengaruhi keburukan masa depannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar