Dengan
gayanya yang asyik dalam mengajar hampir semua santri mengenalnya, gaya
Arief yang terkadang lucu juga membuat santri semakin nyaman, ada salah
satu murid yang bilang katanya kalau yang ngajar Mas Arief kelasnya
enak jadi seru tidak ngantuk, serasa belajar menjadi selezat coklat,
gaya banget menggunakan kata coklat, makan saja belum pernah. Kunci nya
mengajar asyik itu tidak dengan teori teori atau metode metode dari
perguruan tinggi yang bersifat pendidikan, yang terpenting itu santri
merasa butuh dengan apa yang kita berikan, bukan kita memaksa santri
untuk menerima apa yang kita berikan, yang ada jika seperti itu justru
hati santri tertutup dan sulit untuk mengambil hatinya lagi, maka dia
juga akan sulit untuk menerima ilmu yang kita sampaikan, apalagi kalau
niatan kita biar dapat duit jika mengajar, Ammppuunnn !!! Tetapi ada
yang sempat membuat kaget Arief ketika dia harus menerima surat cinta
dari salah satu muridnya yang saat itu masih kelas 6 SD, nah itu lihat
cinta anak kelas 6 yang mencintai guru ngajinya sendiri, Arief memang
paling muda di sana wajahnya juga masih imut seperti anak anak SMP
padahal dia sudah kulyah semester pertama, semua itu tidak di
tanggapinya dengan serius, karena Arief hanya bisa bilang “ cah cilik
kok pengen pacaran ” anak kecil kok minta pacaran, anak kecil itu sampai
saat ini masih malu ketika harus bertemu dengan Arief.
CAH CILIK
Kisah
nyata ini pernah dia alami, namanya Arief hampir sama dengan nama saya,
biasalah nama yang bagus memang banyak yang punya, Arief adalah salah
satu guru termuda di TPA nya, TPA itu kalau tidak tahu taman pendidikan
al qur’an. Arief mencoba untuk memasuki dunia TPA kurang lebih 3 sampai 4
tahun, orangnya biasa saja, sederhana juga tidak tampan, cara
mengajarnya jelas sangat berbeda dengan yang lain, tidak perlu memakai
silabus atau istilah istilah lain untuk memenuhi syarat mengajar,
menurutnya pendidikan untuk anak anak yang terpenting adalah
menyenangkan, nah kuncinya gampang tidak perlu rapat bulananpun juga
bisa kok, tinggal memikirkan saja bagaimana mengajar dengan anak agar
menyenangkan, gampangkan, caranya bagaimana ? Tanya saja Arief kalau
suatu saat ketemu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar