TIGA SEMBILAN


Sebuah kisah nyata yang di alami saudara saya, dia sengaja saya suruh untuk bercerita tentang cintanya, supaya cintanya dia dapat saya abadikan, mudah mudahan apa yang di ceritakan adalah sebuah cinta yang kurang ajar, Lihat saja kelas dua SMP baru saja semester dua sudah mempunyai rasa, cie cie rasa apa itu, strawberi kali. Berawal dari itu dia menelusuri sifat sifatnya, tidak unik sifatnya, hanya pintar, lucu kayak doraemon, baik hati, tidak sombong rajin menabung, bertanggung jawab, tetapi yang paling disukai adalah ibadahnya yang rajin. Namanya Rieri, dia anak kelahiran ke 2 dari 4 bersaudara. Selama berada dikelas dua saudara saya yang bernama Hadad berusaha untuk mendekati Rieri, ketika dia mencoba untuk mendekati ternyata dia sadar bahwa yang mendekati ada orang banyak termasuk jin sama malaikat, merasa kecil hati Hadad bercerita dengan Edo sahabat dekatnya dan diam diam Edo yang sudah tahu apa yang dirasakan Hadad punya rencana untuk ngerjain sahabat satunya ini, pada waktu itu Rieri sakit dikelas, suasana hujan juga mempengaruhi kesehatan Rieri, si Edo pergi ke kantin membeli roti dan teh hangat untuk Rieri, Rieri yang merasa sangat senang ada yang memperhatikan tak lupa mengucapakan terima kasihnya sama Edo, padahal kenyataannya tidak, si Edo malah berkata lain, kalau yang membelikan roti dan teh hangat adalah Hadad, dia hanya disuruhnya. Setelah Rieri mengetahui itu semua dia segera mengucapkan terima kasih pada Hadad, tetapi ini semua malah membuat Haddad menjadi bingung, nah pada saat itu juga Hadad bilang kalau yang memberi adalah Edo, dan kali ini yang bingung jadi Rieri, saya saja yang di ceritain juga ikut bingung hehehe. Rieri yang bingung mencoba untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi diantara roti dan teh tadi pagi, dia bertanya pada Edo, entah kenapa Edo malah mengungkapkan perasaan cintanya Hadad ke Rieri, mengetahui itu semua Rieri menjadi tambah bingung, dia akhirnya merubah sifatnya ke hadad yang dulu bisa menjadi sahabat dekat justru sekarang Rieri menjauhi Hadad. Mungkin hadad belum mandi kali ya ?

Musim semi membuat mereka naik tingkat, dari kelas dua kini harus beranjak ke kelas tiga. Hadad mulai mendekati Rieri kembali dengan segala cara yang berbeda, “ yo aku ngejanine lewat sms to “ kata Hadad, lama lama si Hadad kembali akrab dengan Rieri tetapi si Hadad masih menutup dirinya dengan topeng, namun suatu ketika Rieri tahu bahwa yang sering sms dengannya adalah Hadad, karena waktu Hadad telephon Rieri kenal dengan suara Hadad yang masih memakai topeng, lewat hal itu Rieri menjadi dekat lagi dengan Hadad bahkan mereka sering bercerita tentang masalah masalah yang mereka hadapi. Hadad yang merasa dekat dengan Rieri kini mulai mencoba untuk membongkar isi hatinya, sebelum itu dia mencoba untuk memastikan apakah Rieri sudah punya pacar atau belum, ternyata Rieri sudah punya, pacarnya adalah sahabat dekat dari Edo, tetapi Rieri tidak mencintainya dengan tulus, ketulusa cinta Rieri sebenarnya hanyalah untuk Edo, saat Rieri mengungkapakn isi hatinya ke Edo, Edo tidak mungkin tega menyakiti hati sahabatnya yang sebenarnya lebih mencintai Rieri, pada saat itulah Edo hanya bisa mengatakan, “ Jika kamu benar benar cinta dengan aku, kamu harus mau menerima cintanya sahabat ku ” demi membuktikan sebuah ketulusan cinta, Rieri akhirnya bersedia untuk menjalani itu semua. La terus hadad kemana ? kebelakang kali buang air kecil hehehe 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar