Kisah cintanya di awalai dari mulai pertama dia memasuki masa ospek di perguruan tingginya, saya kenal dia juga dari situ, yang mengenalkannya adalah teman saya yang ternyata dulu pernah tinggal satu daerah dengan Gundol, dari situ juga saya kaget kok ada ya perempuan berjilbab tetapi gayanya bukan main, memang benar bukan main karena pada saat itu tidak boleh bermain hehe
Gundol
ini ternyata berusaha keras untuk mendekati teman saya, nama teman saya
Joki, hatinya seolah luluh ketika bertemu dengan Gundol, lama waktu
yang berjalan akhirnya Joki memang terjebak dengan cintanya, merekapun
pacaran dengan gayanya masing masing, ada gaya katak, kupu-kupu, baling
baling bambu dll. Tetapi itu semua tidak berjalan dengan lama, karena
Joki tidak sanggup menahan hatinya yang begitu sakit ketika melihat
sifat Gundol yang terlalu dekat dengan laki laki, akhirnya Joki
merintahkan Gundol untuk merubah sikapnya, tetapi Gundol masih teguh
terhadap pendiriannya, maksudnya masih mempertahankan sifat aslinya,
karena sifatnya itulah dia merasa senang dalam menikmati hidup, Joki
yang tidak bisa mengambil hati Gundol akhirnya memutuskan hubungannya
dengan Gundol. Gadis seperti Gundol tidak sulit baginya untuk menaklukan
laki laki di dunia ini, tetapi kalau saya tidak, karena Gundol orangnya
tinggi juga agak gendut tetapi cantik. Benar hanya dua minggu Gundol
berhasil mendapatkan ganti, dia berpacaran dengan Sobri, Sobri adalah
kakak kelas Joki waktu di pondok pesantren dulu, Jokilah yang dulu
pernah mengenalkannya. Mendengar hal itu Joki merasa menyesal karena
telah mengenalkan Gundol ke Sobri, padahal Joki itu sebenarnya masih
cinta sama Gundol, buktinya kalau saya lihat dan perhatikan di dompet
Joki masih tersimpan photo Gundol, photo itulah yang sehari hari
menemani Joki sebelum tidur. Hanya berjalan tiga bulan Sobri putus
dengan Gundol saya kurang jelas mereka putus kenapa karena saya tidak
dekat dengan Sobri kenal saja tidak, saya hanya tahu wajah dan namanya
saja. Hal yang bikin aneh setelah tiga tahun Gundol yang saya lihat kini
berubah hatinya, dan memulai aksinya untuk mengejar ngejar Joki lagi,
Joki yang tidak ingin dia hianati untuk kedua kalinya terus menolak
ajakkan Gundol untuk kembali lagi, kalau istilah di televisi backstreet
tapi saya tidak tahu artinya, artiya mungkin kembali jalan, maksudnya
jalan untuk kembali ehm ehm. Nah dengan kerja kerasnya Gundol kini Joki
kembali menemukan cintanya lagi, yang katanya mereka akan merubah sikap
dan sifatnya masing masing, katanya lho ? tetapi yang membuat saya
jengkel hampir setiap hari telephon melulu, sampai sampai kuping saya
yang tidak saya pakai telephon mau jebrol, mau makan telephon, mau minum
telephon, berangkat kulyah telephon, mau sholat telephon, malahan waktu
itu Joki yang lagi sholat di telephon, terus di angkat, kemudian Joki
bilang “ sebentar sayang masih duduk tahiyat nie ” eh jangan tertawa !! Joki masih belum salam lho ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar