Pada
saat itu juga neng gelih mengenalakan teman yang satunya, namanya
habibah hobinya memasak dia juga tergolong orang yang suka bosan, asal
tidak bosan hidup ya no problemlah, dia pendiam dan juga cerdas pernah
mendapat peringkat 1 dikelasnya, warna kesukaannya hitam dan putih dan
yang paling disukainya adalah warna ungu, dia juga punya hobi diam
dikamar dari pada keluar rumah, tidur melulu kali ya hehehe. Bener bener
cantik deh pokoknya sebab dia memakai jilbab,
tapi biar bagaimanapun
tidak ada manusia yang hidupnya sempurna, makanya jangan menyerah,jangan
menyerah lagunya d’masive keren banget itu, sebagai referensi manusia
yang ingin bersyukur. Tiga minggu sudah usai, Jannu merasa cukup dekat
dengan habibah meskipun komunikasinya hanya lewat sms dari hp
sederhananya, perhatiannya mulai muncul dari sabang sampai merauke
berjajah pulau pulau, sambung menyambung menjadi satu itulah indonesia,
dari utara, selatan, timur, tenggara sampai tenggiri lho bukannya ini
nama krupuk, yups benar yang bilang nama bapak lo siapa ? Mulai disuruh
menjaga diri , menjaga hati, menjaga kesehatannya dan setiap hari harus
berhati hati Jannu tidak bosan-bosannya mengingatkan habibah, meskipun
dia tahu kalau habibah orangnya suka bosan, tapi Jannu tidak peduli yang
penting niatannya baik. Weleh weleh niatan baik atau karena ehm ehm ehm
!!! Kedekatannya membuat Jannu penasaran dengan wajah habibah, Neng
gelis yang sering bertemu habibah disekolahnya diminta tolong Jannu
untuk memintakan photo habibah, Jannu berjanji photonya tidak akan
diminta tetapi hanya dilihat beberapa hari saja, yang jelas akan
dikembalikan. Photo berhasil dia dapatkan, wajah habibah hanya
sederhana, mungkin kalau ada yang bilang dia cantik itu sangat wajar,
tapi kalau ada yang bilang dia tidak cantik bearti matanya ada kecoaknya
kali, upss jangan marah tenang bos !! dari awal saya kan sudah bilang
kalau pakai jilbab pokoknya cantik tapi harus sesuai
aturanya, kalau sudah pakai jilbab yang harus bicara yang halus,menjaga
kehormatannya sebagai perhiasan dunia, bukan malah sudah berjilbab
masih bercelana dan berkaos ketat apalagi kumpul bareng sama cowok-cowok
masuk kamar. Huuuuiiiiiihhhhhttt Apa kata dunia ? emang dunia bisa
berkata ? paling bisanya Cuma bilang orang bijak bayar pajak. Tiap pagi,
siang, sore, malam, pagi menjelang siang, siang menjelang sore, sore
menjelang malam Jannu terus memandang photo habibah. Di copat-copot
terus photo habibah dari dompetnya sampai nyaris rusak, bukan nyaris
ternyata eeeeeeeeee malah rusak beneran. Panggilan akrab Jannu dan
habibah adalah kakak dan adek , lumayan akrab memang baru kenal beberapa
minggu dan hanya lewat sms / telp mereka dah bisa saling percaya dan
mempercayai, namun beberapa hari Jannu mulai tidak bisa menjaga hatinya,
dasar remaja kanapa hatimu tidak kau jaga, remaja itu mengatakan
sesuatu “ dek kakak titik titik sama adek ” terlalu
cepat memang jika titik titik itu harus dia jawab, sebagai keisengan
dia merahasiakan titik titik itu ke habibah dan yang terjadi habibah
sangat penasaran dengan hal itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar