TERBALIK

Waktu yang berjalan semakin membuat sikap habibah berbalik 180 ” habibah yang biasa membalas sms dengan pulsa uminya disaat dia tidak ada pulsa, atau dia diam diam mengambil hp kakaknya hanya sekedar untuk sms dengan Jannu kini sudah berubah, sms dari Jannu seakan dia buta tidak bisa membacanya atau tangannya patah sehingga tidak membalas sms Jannu, habibah juga pernah berharap bisa menjadi adek angkat dari Jannu, tetapi Jannu tidak menerimanya, karena dia tidak mau mengorbankan perasaan cintanya kepada habibah begitu saja dan hanya berakhir sebagai saudara angkat.

Hati yang biasa tenang berubah kegundahan, menyamar sebagai kegelisahan, kebersamaan yang kian bodoh tak memiliki arti, sadis memang melihat hal ini, pertengahan malam yang biasanya habibah membangunkannya untuk bermunajat pada Tuhan kini berganti heningnya kelelapan, habibah sudah tidak peduli lagi dan tidak mau tahu lagi tentang dirinya, Jannu yang hatinya semakin terluka itu terus mencoba menghubungi tetapi habibah benar benar keras dengan komitmennya, ternyata ini terjadi hanya beberapa hari saja, tenang saudara saudara tenang tidak usah tegang, uppsst ngapain tegang hayooooo !!!

            Meskipun komunikasi tetap berjalan tetapi tidak yang seperti dulu, yang harus setiap hari bertanya lagi apa, sudah sholat belum, atau dengan pesan pesannya jaga diri, jaga hati dan hati hati, atau mungkin perhatiannya untuk menjaga kesehatan, semua sudah berbeda dan sangat berbeda, habibah memang sering tidak ada pulsa apabila dapat sms darinya maka segera membalas dengan hp uminya, namun sekarang sudah berubah, mungkin bisa dikatakan air susu di campur kopi, kayaknya enak banget deh dimunum ketika cuaca dingin, jaka sembung makan lodeh, gak nyambung deh, emangnya jaman jaka sembung ada lodeh, weleh weleh kacian dech !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar