Waktu
yang berjalan semakin membuat sikap habibah berbalik 180 ” habibah yang
biasa membalas sms dengan pulsa uminya disaat dia tidak ada pulsa, atau
dia diam diam mengambil hp kakaknya hanya sekedar untuk sms dengan
Jannu kini sudah berubah, sms dari Jannu seakan dia buta tidak bisa
membacanya atau tangannya patah sehingga tidak membalas sms Jannu,
habibah juga pernah berharap bisa menjadi adek angkat dari Jannu, tetapi
Jannu tidak menerimanya, karena dia tidak mau mengorbankan perasaan
cintanya kepada habibah begitu saja dan hanya berakhir sebagai saudara
angkat.
Hati
yang biasa tenang berubah kegundahan, menyamar sebagai kegelisahan,
kebersamaan yang kian bodoh tak memiliki arti, sadis memang melihat hal
ini, pertengahan malam yang biasanya habibah membangunkannya untuk
bermunajat pada Tuhan kini berganti heningnya kelelapan, habibah sudah
tidak peduli lagi dan tidak mau tahu lagi tentang dirinya, Jannu yang
hatinya semakin terluka itu terus mencoba menghubungi tetapi habibah
benar benar keras dengan komitmennya, ternyata ini terjadi hanya
beberapa hari saja, tenang saudara saudara tenang tidak usah tegang,
uppsst ngapain tegang hayooooo !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar